Jatuh dan Angkuh
Sesekali, atau mungkin sekali, atau dua kali, kau harus jatuh . Bukan untuk merasakan perih . Bukan itu. Tapi untuk menyadarkan diri tentang betapa angkuh dagu-dagu itu berlalu lalang---tak sekalipun rela untuk barang sedikit diturunkan, tentang betapa tajam , betapa kuat, kilatan-kilatan mata itu menyambar---tak sedikitpun tersisa belas kasihan. - Manusia, "Untuk Manusia, Tentang Manusia"