Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

Si Kepiting Menangis

Tuk, tuk, tuk Seonggok batu diketuk Seorang sedang batuk, nyatanya. Si Kepiting tak lagi terkantuk. Hanya sanggup ia meringkuk. Seorang tamu, sangkanya. Malam berjalan tak jua siang, Si Kepiting mengapit capit. Tanpa hidangan, ia tak punya sumpit. Di antara batu, pada celah sempit Tak lagi mampu ia menjerit. Garis matanya semakin sipit, Mungkin sakit yang mengapit. Si Kepiting menangis, tak tahu bangkit. ( Pematang Sawah, 19 Oktober 2019 )