Kemarin Lusa
Seperti kemarin lusa, engkau nampak biasa saja.
Seperti kupu-kupu, terbang ke manapun tak tahu.
Seperti lalat, apapun kau jilat.
Seperti angin, melayangkan debu meski tak ingin.
Seperti air, menyerahkan diri menuju hilir.
Seperti matahari, tetap menerangi tak hirau perginya siang hari.
Seperti bulan, menanti suatu malam untuk menelan.
Dan seperti awan, hanya datang untuk sang hujan.
Tapi tak seperti kemarin lusa, engkau teramat berbeda.
( Alam Semesta, Kemarin Lusa )
Seperti kupu-kupu, terbang ke manapun tak tahu.
Seperti lalat, apapun kau jilat.
Seperti angin, melayangkan debu meski tak ingin.
Seperti air, menyerahkan diri menuju hilir.
Seperti matahari, tetap menerangi tak hirau perginya siang hari.
Seperti bulan, menanti suatu malam untuk menelan.
Dan seperti awan, hanya datang untuk sang hujan.
Tapi tak seperti kemarin lusa, engkau teramat berbeda.
( Alam Semesta, Kemarin Lusa )
Komentar
Posting Komentar